(AGAT) International Surf Exhibition Dicimaja

By October 19, 2017Berita

Event Surfing International ini diselenggarakan di pantai Cimaja Sukabumi, pantai yang dikenal dengan ombak 7 nya yang exsotis serta sangat cocok untuk olahraga selancar. Event besar ini dihadiri langsung oleh menteri Pariwisata. Wakil Gubernur Jawabarat, wakil ketua DPRD Provinsi Jawabarat, Bupati Sukabumi , kepala dinas Pariwisata kebudayaan Provinsi Jawa Barat bersama tamu undungan lainnya. Dalam sambutannya Menteri Pariwisata Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc menyampaikan bahwa destinasi wisatawan asing maupun domestic baik kualitas jalur transfortasi dan waktu tempuh artinya kondisi jalan yang menjadi jalur berkendaraan menuju lokasi wisata harus memadai dan jarak tempuh dari konsumen utama seperti Jakarta paling tidak bisa dua jam, disisi lain perlu mendorong pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus, agar segera terwujudnya pembangunan jalan Tol Jagoratu dalam sambutannya tersebut Menteri Pariwisata memberikan apresiasi kepada Bupati Sukabumi yang telah begitu serius menangani objek wisata seperti Geopark Ciletuh palabuhanratu dari National Geopark menuju Unesco Global Geopark, komitmen ini menjadi modal utama pembangunan pariwisata di wilayah masing-masing. Sementara itu dalam sambutannya Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan event Internasional ini dan berharap bisa jadi kalender tetap. Bahkan kedepannya diharapkan Surfing di pantai cimaja bisa masuk dalam kalender World Surf League.

Kegiatan ini diikuti oleh cukup banyak peselancar baik lokal Nasional maupun Mancanegara , berikut tercatat peselancar Manacanegara yang turut bertpartisipasi dalam event yang bertemakan “Cimaja Geosurf Challenge , our Amazing Adventure” ini adalah : Frederico Vanno dari italia, David edmud Arnold dari inggris, polina boyalova asal rusia, Yoshinori tani dari Jepang, Malan dari Taiwan, Philmar Alipayo asal Philippines, Abdulla Areef (fuku) dari Maldives, Chris asal Australia, Affandi bin Aziz dari Singapore, Emanuel Aidan Holoway asal New Zealand, Chatcai Somporn dari Thailand, Tweeroj eawpanich juga dari Thailand, Yassine ramdani dari Maroko, Matthew Patrick George dari Amerika dan Elddegea Oconnell dari Hawaii.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penenaman mangrove sebagai bentuk perhatian khusus terhadap kelestaraian lingkungan, karena kelsetraian dan kenyamanan lingkungan merupakan pendukung utama ketertarikan wisatawan ketika mengunjungi tempat wisata.

Gelaran international ini juga melibatkan banyak pihak yang memilki perhatian terhdap kemajuan kepariwisataan di kabupaten sukabumi. (sabtu 14 Oktober 2017).